Teknik Slow Speed

Teknik Foto Slow Speed

Teknik foto slow speed adalah teknik yang menggunakan foto dengan fitur kecepatan foto yang rendan, ini merupakan salah satu fitur yang termasuk terpenting didalam dunia fotografi, lebih diutamakan jika ingin pengambilan foto landscape, misalnya pemandangan alam. Teknik ini biasa disebut juga teknik long exposure.

Untuk melakukan teknik foto slow speed, diperlukan beberapa alat untuk membantu, yaitu sebagai berikut :

1. Kamera Digital SLR ( Single Lens Reflect )

Kamera Digital SLR ( Single Lens Reflect )

 kamera ini harus memiliki fitur untuk mengatur kecepatan sesuai dengan keinginan penggunanya. Namun terkadang untuk menggunakan fitur mengatur kecepatan, shutter perlu terbuka terlebih dahulu setidaknya 1 detik.

2. Tripod

Tripod

ini merupakan alat pembantu yang paling besar untuk dibawa. Walaupun besar Tripod yang digunakan ini adalah untuk penopang dari Kamera Digital SLR yang kita bawa. Tripod memiliki beragam macam, yang bagus ialah Tripod yang memiliki beban ringan, kuat dan stabil. Tujuan dari ringannya Tripod adalah supaya mudah untuk dibawa kemana mana.

3. Cable Release / Remote Release

Cable Release / Remote Release

 alat yang dapat mengurangi guncangan pada kamera yang disebabkan oleh fotografer karena menekan tombol shutter.

4. Filter ND ( Natural Density )

Filter ND ( Natural Density )

filter ini merupakan kaca gelap yang digunakan didepan kamera. Fungsinya sama seperti disaat kamu memakai kacamata, yaitu untuk mengurangi cahaya yang masuk ke lensa. Biasanya Filter ND digunakaan saat kita melakukan sesi foto di siang hari dan ingin menggunakan teknik foto slow speed.Misal, disaat kita ingin melakukan sesi foto di air terjun pada siang hari dengan matahari yang cerah dan ingin menggunakan foto slowspeed supaya percikkan air terjun tertangkap oleh kamera, maka diperlukan Filter ND ini, karena jika sinar matahari terlalu terang, kamu memerlukan filter untuk membuatnya teredam supaya mendapat hasil yang maksimal.

Selain teknik foto slow speed ada juga beberapa teknik lainnya yaitu,

  1. Teknik Freezing, teknik ini untuk melakukan pengambilan gambar pada objek yang bergerak cepat. Namun hasil dari menggunakan teknik ini adalah objek pengambilan gambar tersebut akan menjadi sangat jelas dan tajam.
  • Teknik Macro, teknik ini merupakan teknik untuk pengambilan gambar sangat dekat seperti namanya ( Macro ), objek utama yang ingin difoto biasa sangat kecil, tetapi akan menjadi sangat besar pada hasil foto.
  • Teknik SIluet, Siluet yang berarti bayangan, teknik foto ini mengharuskan objek foto memiliki warna yang gelap, karena objek foto akan menjadi pusat foto, dengan latar belakang yang terang sehingga membuat objek foto menjadi gelap dan objek menjadi bayang bayang di dalam sinar terang yang dibelakangnya.
  • Teknik Bulb, seperti menggunakan timer pada saat ingin melakukan foto, karena waktu untuk pengambilan foto dapat diatur sedemikian lama. ( Biasanya dilakukan saat penggunaan Tripod )
  • Teknik Panning, teknik yang digunakan jika objek sedang bergerak, tetapi akan membuatnya terlihat tajam dan latar belakang object tersebut menjadi kabur.
  • Zooming, merupakan teknik yang membuat objek utama menjadi jelas dan membuatnya menjadi lebih dekat. Tujuannya adalah untuk mempertegas objek foto dan memperjelas.

Apabila kalian ingin menggunakan teknik foto slow speed dalam sesi foto, 5 barang diatas alangkah baiknya sudah kalian persiapkan, karena itu akan sangat membantu dan memudahkan kalian untuk melakukan teknik foto slow speed dengan hasil yang memuaskan.

Sekian tips untuk melakukan teknik foto slow speed, semoga setelah membaca artikel ini, kalian dapat mempraktekkannya dan mendapatkan hasil yang sempurna, goodluck!