Tips Melamar Kerja di Bidang Fotografi

Melamar kerja di bidang fotografi tidak sama dengan melamar di bidang lainnya. Di bidang ini kalian tidak memerlukan rapot yang cemerlang serta berbagai beasiswa yang didapat.

Kalian hanya butuh portofolio yang bagus dan beeberapa bukti bahwa kalian pernah menjadi fotografer di beberapa acara.

Dengan hal ini saja sebenarnya sudah cukup untuk membuat CV dan membawa kalian ke tahap wawancara kerja.

Namun, di tahap ini lah yang harus kalian perhatikan lebih dalam. Karena, di sini merupakan penentuan apakah kalian layak untuk bekerja di bidang ini atau tidak.

Apalagi, jika kalian memiliki circle yang bukan para fotografer, pasti akan sulit mengetahui gambaran seperti apa wawancara seorang fotografer.

Namun, jika kalian memang sangat ingin mendapatkan posisi ini, ada beberapa tips dan trik yang bisa kalian lakukan untuk membuat si pewawancara terkesan.

1.Skill, Peralatan, dan Training

Skill, Peralatan, dan Training

Pewawancara di bidang fotografi sudah pasti 100% tidak akan bertanya mengenai sekolah atau kuliah kalian. Mereka bahkan tidak peduli.

Sebaliknya, mereka akan sangat gencar dalam mencari informasi mengenai skill kalian yang mumpuni di bidang fotografi dan apakah kalian memiliki kemampuan yang bagis untuk menjepret gambar yang sempurna. Sebagus apa?

Semua ini tentu saja memerlukan pengetahuan mengenai pencahayaan, kejelian mata, angle yang tepat, hingga kamera.

Jika kalian memiliki sertifikat mengenai pelatihan fotografi, hal ini juga bisa menjadi poin plus yang bisa kalian pamerkan di saat wawancara.

Kegiatan ini biasanya dilakukan di luar kegiatan sekolah atau kuliah kalian. Namun, penyelenggaranya biasanya dari lembaga pendidikan yang lulusannya nanti ditawari kerja di bidang jurnalisme atau fotografi.

Namun, bagaimanapun juga beberapa fotografer profesi9onal mempelajari fotografi dengan mengikuti berbagai workshop, mengambil pelajaran dari fotografer lain, hingga mempelajari tutorial lewat internet.

2.Skill Editing

Skill Editing

Setelah berfoto, hal yang juga harus diperhatikan adalah editan. Dimana sedikit editan dari kalian bisa mempengaruhi kesempurnaan foto.

Karena itulah, saat wawancara kerja kalian juga harus memamerkan kemampuan editing kalian. Kembangkan juga skill editing kalian dengan berlatih software photo editing.

Kalian bisa melakukan editing sederhana seperti mengubah sudut, menghilangkan objek atau noda, memberikan efek, memperkecil bagian tubuh, dan masih banyak lagi.

Cukup pelajari lewat internet atau Youtube dan ikuti tutorialnya. Atau, ikuti kelas dan workshop untuk program software tertentu yang lebih nyaman kalian gunakan.

Tentu saja dengan memiliki banyak pengetahuan mengenai editing serta bisa melakukannya juga menjadi nilai tambahan untuk kalian.

3.Skill Marketing

Skill Marketing

Percuma jago berfoto dan editing jika kalian tidak punya skill marketing yang bagus. Karena, tanpa skill ini kalian tak akan pernah mendapatkan pelanggan.

Karena itulah, skill ini juga penting dan harus kalian pelahari. Buatlah relasi di sosial media atau melalui web agar kalian memiliki nama sedikit demi sedikit.

Asah pula skill marketing kalian melalui kemampuan menulis dan kemampuan komunikasi verbal yang baik.

Jika kalian bisa membangun website mengenai fotografi, kalian pasti bisa mempromosikan pekerjaan kalian melalui blog. Dengan begitu, kalian bisa lebih dikenal luas lewat internet dan bisa mendapatkan pelanggan.

Itulah beberapa tips yang bisa kalian lakukan saat akan menghadapi wawancara kerja. Semua tips diatas juga harus dibantu oleh skill individu kalian dalam berfoto dan memberikan instruksi.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian para fotografer diluar sana yang akan melamar menjadi fotografer.